Dalam Acara peliputan ada sekitar 20 awak media yang meliput kegiatan tersebut,selain yang berasal dari Kabupaten Muara Enim,terdapat juga awak media yang berasal dari Kabupaten Lahat,Palembang dan daerah lainya.
Peliputan selama 10 Hari yang digelar di jakarta membuat para Awak media yang berasal dari beberapa daerah mengeluh kuranganya perhatian dari pihak Perusahan PT. BA tentang kosumsi jamuan makan sampai keberangkatan di bandara membuat para Awak jurnalis ini menderita kelaparan,
Dari hasil beberapa keterangan yang dihimpun olah para awak media ini, yang menerangkan kalau mereka sempat mengalami kelaparan dibandar Udara Soekarno Hatta karena harus menunggu Kedatangan Pesawat yang akan mereka tumpangi.
dari mulai tiba di bandara sampai Pesawat datang ada sekitar kurang lebih jeda 8 jam menunggu. Selama menunggu para Awak media merasa kesal pasalnya, Selama menunggu tidak ada tawaran dari pihak perusahaan PTBA Selama jeda 8 jam makan maupun minum sehingga para Awak media terlantar di bandara oleh pihak Perusahaan yang saat itu mengawal keberangkatan,bahkan tidak hanya itu,merekapun sama sekali tidak mendapat kan perhatian, jangankan di bawahi buah tangan untuk dibawak pulang kerumah. Sebagai bentuk oleh oleh, bahkan makan pun kita ditelantarkan oleh pihak PTBA.
Seperti apa yang di ungkapkan oleh salah satu wartawan yang ikut dalam peliputan itu Sebut saja Jex,
"Tahun ini sepertinya Akomodasi awak media yang diajak untuk meliput kegiatan RUPST sangat berbeda dengan tahun sebelumnya,dimana para awak media diperlakukan dengan cukup baik sesuai dengan misinya" ucap Jex
Jex juga mengatakan sejak bertolak ke Palembang pada sore kemarin kami sudah merasakan kelaparan,dan saya singgung dengan kata-kata.
"Nah la ado yang keno busung lapar, dari jam 14.OO sampe 22.00 wib. belum .ketemu, makanan ujar Jex memberitahukan kawan kawan lain lewat Grup Whatsapp (WA).
Setelah kejadian ini Jex mengutarakan kalau dirinya tidak akan lagi untuk mengikuti kegiatan itu untuk kedua kali nya.
"jadilah.tobat milu lg.... tak. akooorrr" ungkap Jex dengan muka Kesalnya.
Jax juga menambahkan,Selama kami berada di sana mereka seolah di biarkan, seperti sengaja ditelantarkan, sampai mau makan saja kami beli sendiri.jelasnya
Seperti yang kita ketahui Bahwa RUPST, PTBA yang dilaksanakan pada tanggal 10-20 April 2017 para Awak media yang bertugas di Muara Enim dan daerah lainya yang berangkat di undang oleh Pihak PTBA agar bisa meliput langsung kegiatan itu di Jakarta, bahkan kegiatan Ini juga di hadiri Oleh bupati Muara Enim,Ir. Muzakir Sai Sohar.
"Untuk tahun depan sebaiknya pihak PT.BA berhemat saja,tak perlu menhajak wartawan, daripada para wartawan yang berangkat meliput di biarkan kelaparan" Dan ditelantarkan" Tutup Jex.(DN)
0 komentar:
Posting Komentar