Muara Enim-TNS-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muaraenim H. Muhammad Abdu, S.Pd.I,Menyampaikan Bahwa,untuk Zakat Fitrah tahun 1438H/2017 M, Jumlahnya,untuk Beras sebanyaknya 2,5 Kg,dan apabilah di bayar dengan Uang,disesuaikan dengan harga beras di pasaran,sebesar Rp. 10.000,-/Kg,
“Jika membayar zakat fitrah berupa uang,berarti besaran uangnya sebesar Rp. 25.000,- per jiwa,” tutur Abdu.
Abbdu juga menjelaskan,ketetapan perihal jumlah zakat fitrah yang harus diberikan tersebut didapat setelah melaksanakan rapat bersama tokoh Agama dan tokoh Masyarakat di Kabupaten Muaraenim,Selasa,13/06/2017, pukul 14.00 WIB, di ruang rapat Kankemenag Muaraenim.
Lebih lanjut, Abbdu menjelaskan, ketetapan Pembayaran Zakat Fitrah berupa uang tidak mengikat tetapi dapat disesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi sehari-hari oleh para Wajib Zakat atau Muzakki.
“Dihimbau,untuk Masyarakat Kabupaten Muaraenim yang akan mengeluarkan Zakat Fitrah, dapat dibayarkan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di daerahnya masing-masin,” pesan Abdu.
Sementara itu,Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (KASI BIMAS) Islam Drs. H. Hakamuddin dalam Himbawannya menambahkan,Pengumpulan Zakat pada UPZ berdasarkan Undang-Undang Zakat No 23 tahun 2011 pasal 1 ayat 9. “Dalam pasal tersebut dihimbau Kepada SKPD, Sekolah-Sekolah dan Muzakki untuk mengeluarkan Zakat Fitrahnya di UPZ daerahnya masing-masing.
“Pihak UPZ-lah nanti yang akan menyalurkan kepada yang berhak menerimanya Zakat Fitrah,namu di utamakan, fakir miskin,” pungkas Hakam.
Turut hadir dalam Rapat Penetapan Zakat tersebut,Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Muaraenim Syachril S Ag, yang didampingi oleh Panitia Zakat, Kasubbag TU Drs.H. Azhari Rahardi,Kasi Bimas Islam Drs. H. Hakamuddin, Kasi Penmad H. Hasanudin, S.Ag yang juga mewakili Ketua MUI Kab. Muaraenim, Kasi Pakis M. Makki, S.Ag,Kasi PHU H Solihan, S.Ag, M.Pd.I,Penyelenggara Syariah Hasril Hadi,(Tim) Sumber,: Sumsel Kemenak
“Jika membayar zakat fitrah berupa uang,berarti besaran uangnya sebesar Rp. 25.000,- per jiwa,” tutur Abdu.
Abbdu juga menjelaskan,ketetapan perihal jumlah zakat fitrah yang harus diberikan tersebut didapat setelah melaksanakan rapat bersama tokoh Agama dan tokoh Masyarakat di Kabupaten Muaraenim,Selasa,13/06/2017, pukul 14.00 WIB, di ruang rapat Kankemenag Muaraenim.
Lebih lanjut, Abbdu menjelaskan, ketetapan Pembayaran Zakat Fitrah berupa uang tidak mengikat tetapi dapat disesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi sehari-hari oleh para Wajib Zakat atau Muzakki.
“Dihimbau,untuk Masyarakat Kabupaten Muaraenim yang akan mengeluarkan Zakat Fitrah, dapat dibayarkan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di daerahnya masing-masin,” pesan Abdu.
Sementara itu,Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (KASI BIMAS) Islam Drs. H. Hakamuddin dalam Himbawannya menambahkan,Pengumpulan Zakat pada UPZ berdasarkan Undang-Undang Zakat No 23 tahun 2011 pasal 1 ayat 9. “Dalam pasal tersebut dihimbau Kepada SKPD, Sekolah-Sekolah dan Muzakki untuk mengeluarkan Zakat Fitrahnya di UPZ daerahnya masing-masing.
“Pihak UPZ-lah nanti yang akan menyalurkan kepada yang berhak menerimanya Zakat Fitrah,namu di utamakan, fakir miskin,” pungkas Hakam.
Turut hadir dalam Rapat Penetapan Zakat tersebut,Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Muaraenim Syachril S Ag, yang didampingi oleh Panitia Zakat, Kasubbag TU Drs.H. Azhari Rahardi,Kasi Bimas Islam Drs. H. Hakamuddin, Kasi Penmad H. Hasanudin, S.Ag yang juga mewakili Ketua MUI Kab. Muaraenim, Kasi Pakis M. Makki, S.Ag,Kasi PHU H Solihan, S.Ag, M.Pd.I,Penyelenggara Syariah Hasril Hadi,(Tim) Sumber,: Sumsel Kemenak

0 komentar:
Posting Komentar