www.topnewsumatera.com

Langkah Konkret Pemkot dan DPRD Prabumulih Ambil Alih Pelebaran Jalan Protokol Sudirman


PRABUMULIH,TNS  - Rencana pelebaran Jalan Jenderal Sudirman atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jalan Dusun Prabumulih kembali mengemuka pada tahun 2026.

Setelah sempat tertunda beberapa tahun akibat belum tercapainya kesepakatan terkait nilai kompensasi ganti rugi lahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih kini berkomitmen melanjutkan program strategis tersebut guna mengatasi kepadatan lalu lintas dan mendukung pertumbuhan kawasan perkotaan.

Jalan Jenderal Sudirman yang berada di Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, merupakan salah satu ruas jalan utama dan jalur vital yang menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari sektor perdagangan, pendidikan, hingga pemerintahan.

Seiring meningkatnya jumlah kendaraan dari tahun ke tahun, kebutuhan pelebaran jalan dinilai semakin mendesak.

Wacana kelanjutan pembebasan lahan untuk proyek tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Prabumulih, H Arlan, dalam rapat bulanan yang diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beberapa waktu lalu.

Dalam rapat tersebut, Wali Kota secara tegas meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, H Elman ST MM, untuk segera membentuk tim pembebasan lahan dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). 

Langkah tersebut dilakukan agar proses penilaian lahan dan penentuan besaran ganti rugi dapat berjalan secara objektif, transparan, serta sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

Pembentukan tim khusus ini diharapkan dapat mempercepat tahapan administrasi maupun teknis sebelum proses pembebasan lahan dilaksanakan.

Pemerintah juga berupaya menghindari berbagai kendala yang sebelumnya menyebabkan proyek tersebut tertunda.

Menanggapi rencana tersebut, Ketua DPRD Kota Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi, menyatakan dukungan penuh terhadap program pelebaran Jalan Jenderal Sudirman yang digagas Pemkot Prabumulih.

Menurut Deni, proyek pelebaran jalan tersebut merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat karena dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas sekaligus menunjang perkembangan ekonomi daerah.

“Kami sangat mendukung pelebaran Jalan Jenderal Sudirman atau Jalan Dusun Prabumulih sepanjang sesuai aturan dan ketersediaan anggarannya tersedia,” ujar Deni.

Politisi Partai Demokrat ini menilai, sebagai salah satu akses utama di Kota Prabumulih, Jalan Jenderal Sudirman sudah saatnya mendapatkan penanganan yang lebih serius mengingat volume kendaraan yang terus meningkat. 

Deni menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga legislatif akan menjalankan fungsi dan kewenangannya sesuai aturan yang berlaku.

Dukungan yang diberikan bukan hanya dalam bentuk pernyataan politik, tetapi juga melalui fungsi penganggaran dan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek.

“Sebagai wakil rakyat, kami memiliki tugas pokok dan fungsi dalam pembentukan peraturan daerah, pengelolaan serta persetujuan anggaran, dan juga pengawasan. Tentunya kami akan ikut mendukung pelebaran jalan sesuai tugas pokok kami,” tegasnya.

Lebih lanjut, Deni menyebutkan bahwa DPRD akan mempertimbangkan dan memberikan persetujuan terhadap penganggaran proyek tersebut apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan dan seluruh tahapan administrasi telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kami akan menyetujui penganggarannya apabila anggarannya tersedia serta ikut melakukan pengawasan agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan,” tambahnya.

Dukungan dari DPRD ini menjadi sinyal positif bagi kelanjutan proyek pelebaran Jalan Jenderal Sudirman yang selama ini dinantikan masyarakat.

Selain untuk mengurangi kemacetan, pelebaran jalan juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga dan distribusi barang serta jasa.

Pemerintah Kota Prabumulih sendiri berharap proses pembebasan lahan dapat berjalan lancar melalui pendekatan yang mengedepankan musyawarah dengan para pemilik lahan.

Keterlibatan KJPP dalam proses penilaian aset diharapkan mampu menghasilkan nilai ganti rugi yang adil bagi masyarakat sekaligus menghindari potensi sengketa di kemudian hari.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, proyek pelebaran Jalan Jenderal Sudirman dapat menjadi salah satu program pembangunan infrastruktur prioritas Kota Prabumulih pada tahun 2026.

Keberadaan jalan yang lebih luas dan representatif diyakini akan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Prabumulih. (dn)

Share on Google Plus

About TopNews

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar