![]() |
| Zeeo (13) Saat berada di Tribun Penonton Menyaksikan Laga Final u15 Piala Gubernur Sumsel |
Palembang, TNS – Perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh tim kesebelasan U15 Kabupaten Muara Enim (Persime U15) di ajang Piala Gubernur 2026 menuai apresiasi tinggi. Meski harus puas keluar sebagai runner-up atau Juara ke-2, performa spartan yang ditunjukkan para punggawa muda ini dinilai sangat membanggakan.
Laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Palembang, pada Sabtu (4/7/2026) berjalan sangat dramatis. Persime U15 sempat tertinggal 2-0 dari tim tangguh U15 Kota Palembang. Namun, memasuki babak kedua, mental juara anak-anak Muara Enim bangkit hingga berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak adu penalti. Sayangnya, keberuntungan belum berpihak, dan laga berakhir dengan skor ketat 7-6 untuk kemenangan Palembang.
Apresiasi Tinggi dari Ketua KONI Muara Enim
Mendengar kabar perjuangan luar biasa tersebut, Ketua KONI Kabupaten Muara Enim, M. Zen Sukri, langsung menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya yang mendalam kepada seluruh jajaran tim, mulai dari pemain, tim official, hingga para pendamping.
"Meskipun tim Persime U15 Muara Enim mengalami kekalahan di ajang adu penalti dengan skor akhir 7-6, namun perjuangan di babak kedua untuk mengejar kekalahan 2-0 dari Tim U15 Kota Palembang itu sangatlah mengagumkan dan patut diacungi dua jempol," ujar M. Zen Sukri di sela-sela perjalanan tugasnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menyaksikan langsung laga final tersebut secara langsung di stadion karena adanya agenda kerja yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, ia menegaskan bahwa kerja keras seluruh tim telah mengharumkan nama Kabupaten Muara Enim di tingkat provinsi.
Kekalahan yang Gentleman" Jadi Motivasi Masa Depan
Atmosfer luar biasa di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya juga dirasakan oleh para suporter yang hadir langsung dari Bumi Serasan Sekundang. Zeeo (14), salah satu suporter muda asal Muara Enim, mengungkapkan rasa bangganya atas daya juang Persime U15.
Menurut Zeeo, hasil laga ini bukanlah sebuah kegagalan murni, melainkan sebuah pelajaran berharga yang sangat terhormat.
"Ibarat pepatah kuno mengatakan ini adalah kekalahan yang sempurna, atau dengan kata lain kekalahan yang gentleman. Perjuangan ini memberikan motivasi besar kepada para junior agar minimal bisa menyamai keberhasilan seniornya saat ini, dan bisa lebih baik lagi di tahun yang akan datang untuk menjadi sang juara Piala Gubernur U15," ungkap Zeeo dengan penuh semangat.
Raihan trofi juara ke-2 ini diharapkan menjadi batu loncatan penting bagi pembinaan atlet sepak bola usia dini di Kabupaten Muara Enim, sekaligus membuktikan bahwa talenta muda lokal mampu bersaing sengit di level tertinggi Sumatera Selatan.


0 komentar:
Posting Komentar