PRABUMULIH, TopNewsumatera.com — Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Prabumulih menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam mendorong kemajuan daerah. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Prabumulih dalam rangka memperingati hari jadi kota tersebut Senin, 19 /10/ 2026.
Rapat paripurna dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, SH, MSi, didampingi Wakil Ketua I Aryono, ST, dan Wakil Ketua II Ir. Dipe Anom. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Wakil Wali Kota Franky Nasril, S.Kom., MM, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sumatera Selatan beserta seluruh undangan yang turut menyemarakkan peringatan hari jadi ke-25 Kota Prabumulih.
Menurutnya, kehadiran Gubernur Sumatera Selatan diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru dalam sambutannya juga mengapresiasi perkembangan pembangunan serta kinerja Pemerintah Kota Prabumulih menjelang seperempat abad perjalanan sebagai daerah otonom.
Ia menilai, usia 25 tahun merupakan fase penting bagi sebuah daerah untuk menunjukkan kematangan dalam penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai capaian pembangunan yang telah diraih.
Menurut Herman Deru, perjalanan Prabumulih hingga mencapai usia tersebut tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan dan dinamika. Namun, seluruh proses itu menjadi bagian penting dalam membangun kematangan pemerintahan serta mendorong kemajuan daerah.
“Secara umum, kelembagaan yang sudah berusia 25 tahun merupakan organisasi yang matang karena telah melewati berbagai rintangan, jalan terjal, berbukit, hingga berbelok. Mungkin masyarakat dan pemerintah setempat tidak terlalu merasakan perubahannya, tetapi kami yang melihat dari luar cukup takjub menyaksikan kemajuan Prabumulih hingga berada di titik ini,” ungkap Herman Deru.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Prabumulih untuk terus menjaga konsistensi pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Memasuki usia seperempat abad, tantangan pembangunan ke depan menuntut kolaborasi yang semakin kuat, perencanaan yang terarah, serta keberlanjutan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Prabumulih H. Arlan memaparkan sejumlah indikator yang disebutnya mencerminkan perkembangan positif pembangunan di Kota Prabumulih. Indikator tersebut meliputi kecenderungan pertumbuhan ekonomi yang meningkat, perbaikan indeks pembangunan manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta kondisi inflasi yang relatif stabil.
Selain itu, Arlan turut menyinggung perkembangan penanganan stunting di Kota Prabumulih. Dalam pemaparannya, ia menyebut angka stunting telah mengalami penurunan menjadi 28 orang.
Meski demikian, angka tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut, khususnya terkait periode pendataan, cakupan wilayah, serta indikator yang digunakan, agar informasi yang disampaikan dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai kondisi stunting di Kota Prabumulih.
Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Prabumulih tidak hanya menjadi ajang perayaan perjalanan daerah, tetapi juga momentum untuk memperkuat evaluasi dan menyusun langkah pembangunan ke depan. Dengan dukungan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, DPRD, serta partisipasi masyarakat, Prabumulih diharapkan mampu melanjutkan pembangunan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Adv/ Ahmad)





0 komentar:
Posting Komentar