www.topnewsumatera.com

FOSSBI Muara Enim, Gelar Liga U-12 Merebutkan Piala Kemenfora

Muaraenim --TNS-- Liga Pelajar U-12 Piala Menpora 2017 Zona LIOT hari resmi dimulai di Stadiun Sekundang Bara Muaraenim, Kamis (27/7/2017). Pembukaan Liga tersebut ditandai dengan tendangan perdana dari Sekda Muaraenim H Hasanuddin.

Bupati Muaraenim H Muzakir Sai Sohar melalui Sekda Hasanuddin saat membuka liga tersebut mengapresisasi kinerja panitia yang telah berhasil menyelenggarakan event perebutan piala Kemenpora itu.

Pada kesempatan itu Hasanuddin berpesan kepada semua pemain agar dapat bertanding serius dan sportif. "Jangan belago," tegas Hasanuddin.

Melalaui kegiatan tersebut, Hasanuddin berharap akan melahirkan bibit pesepakbola yang profesional. Banyak pesepak bola yang bagus lahir dari daerah. 

Pada kesempatan itu, Sekda menghimbau kepada Dispora, agar dapat memaksimalkan pemanfaatan stadiun dan semua fasilitas di GOR Pancasila Muaraenim.

Ir. H. Hasanudin, M.Si selaku ketua KONI Kabupaten Muara Enim dalam kesempatan ini Juga Membacakan Sambutan Dari Kemenfora yang intinya
"Potensi dalam melatih bibit muda dalam dunia sepak bola dilakukan sejak usia 12 tahun terhitung kelas 6 Sekolah Dasar sampai kelak bisa mengharumkan nama indonesia menuju laga Internasional".

Upaya meningkatkan "prestasi olahraga perlu terus dilakukan melalui pembinaan dini, dengan cara pencarian, pemantauan bakat, pembibitan, pendidikan dan pelatihan yang didasari ilmu pengetahuan dan teknologi secara efektif dan efisien dengan baik khususnya Kabupaten Muara Enim. Kepada peserta, panitia penyelenggara pengurus FOSSBI agar dapat melakukan kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab, dan khususnya untuk peserta liga pelajar U12 dalam mpertandingan nanti agar bisa menjaga nilai sportivitas, dedikasi bersama serta mengikuti aturan dan petunjuk yang sudah ditentukan."
Sementara itu, Ketua Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Muaraenim, Iswanto dalam sambutannya mengatakan bahwa liga yang digelar merupakan liga resmi yang membawa nama Menteri Pemuda dan Olahraga.

Dikatakan Iswanto, dua tim terbaik pada laga tersebut, nantinya akan mewakili Zona LIOT untuk bertanding di penyisihan tingkat provinsi pada Agustus mendatang. "Semoga dua tim yang mewakili Zona LIOT, nanti juga akan mewakili Sumsel di tingkat Nasional," harap Iswanto.

Lebih lanjut Iswanto mengatakan, Zona LIOT sejatinya diikuti oleh tiga daerah, yakni Kabupaten Muaraenim, PALI dan Kota Prabumulih. Namun karena Kota Prabumulih berhalangan mengikuti liga tersebut, hanya dua derah yang mengirim perwakilan.

"Jadi ada tiga belas klub yang ikut, yaitu sembilan klub dari Muaraenim dan empat klub dari PALI," tutup iswanto.(denni) 
Share on Google Plus

About TopNews

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar