Muara Enim -TNS- Setelah Sadra Nugraha SE menggelar acara silaturahmi dan menyatakan dirinya akan maju dalam oilkada muaraenim sebagai wakil bupati berpasangan dengan Dr Ir H Syamsul Bahri MM, 20 pimpinan anak cabang (PAC) DPC PDIP Kabupaten Muaraenim langsung menggelar rapat,Minggu Sore,(19/11/2017) bertempat di Gedung Graha Merah DPC PDIP Muaraenim.
Dalam rapat yang di hadiri seluruh ketua dan hampir seluruh anggota PAC tersebut sekaligus menentukan sikap,menentang dan menolak keras keputusan DPP PDIP jiga nantinya mengeluarkan keputusan akan menggusung Sadra Nugraha sebagai Bakal Calon (BALON) Bupati dan wakil Bupati dalam pilkada serentak Muaraenim 2018 yang akan datang.
Dari hasil rapat yang di pimpin oleh Ketua PAC Kecamatan Muaraenim Marsis Yani tersebut telah di sepakati dan dan di tanda tangani bersama yang intinya meminta agar DPP PDIP untuk memberikan rekomendasinya sesuai dengan hasil RAKERCAB DPC PDIP yaitu menggusung H.Nurul aman sebagai Calon Bupati dan M.Thamrin AZ sebagai Calon wakil bupati Muaraenim dalam pilkada serentak 2018 yang akan datang.
Dan Sesuai dengan kesepakatan yang telah kami tanda tangini tersebut,maka Apabila aspirasi arus bawah (PAC,Ranting,anak Ranting) tidak di indahkan,maka PAC PDI perjuangan kabupaten Muaraenim tidak akan bertanggung jawab lagi terhadap kinerja struktural PAC,Ranting dan Anak ranting untuk seterusnya.
Sikap ini menurut Marsis Yani yang biasa di panggil Yani,Mewakili Ketua PAC lainnya,sebagai bentuk keresahan kami PAC,Ranting dan anak ranting dalam menyikapi perkembangan dan dinamika politik akhir-akhir ini,karena ada sekelompok orang yang telah memaksakan kehendak dan mencoba untuk memecah belah suara PDIP di Kabupaten Muaraenim yang selama ini sudah solid untuk menghadapi Pilkada serentak 2018.
"Untuk kita ketahui saat ini telah timbul dugaan di Mayarakat bahwa telah terjadi konflik internal ditubuh PDIP Kabupaten Muaraenim,dugaan tersebut tercuat saat adanya acara silaturahmi Sadra Nugraha yang di dampingin oleh para petinggi partai PDIP beberapa hari yang lalu di desa Tanjung Jati Kecamatan Muaraenim,yang mana dalam acara tersebut tidak ada seorang pun dari pengurus PDIP yang ada di Kabupaten Muaraenim ikut di libatkan dalam acara tersebut yang lebih anehnya lagi di mata masyarakat dalam acara tersebur tudak ada satu orang pun petinggi partai PDIP Kabupaten Muaraenim yang hadir dalam acara itu."ungkap Marsis Yani.
Suda sangat jelas lanjut Yani,saat menyampaikan sambutannya Sekretaris DPD PDIP Sumsel ilyas Panji alam yang hadir dalam acara silaturrahmi Sadra Nugraha mengatakan,DPP PDIP lebih condong ke Sadra nugraha,SE sebagai Cawabup Dari PDIP dan akan di pasangkan dengan Calon bupati H.Syamsul Bahri di pilkada muara enim 2018,
"kalau memang demikian berarti DPP akan mengeluarkan keputusan yang tidak sesuai dengan hasil Rakercab DPC PDIP,dan apa bila memang itu terjadi maka kami telah sepakat akan Mematikan Mesin Partai."pungkas Yani.(Kristian)


0 komentar:
Posting Komentar