Aksi
penyetopan ini menurut keterangan dari Paman korban,Indra (40) warga
Desa Kepur, saat ditanya awak media ini menerangkan bahwa ada salah satu
warga Desa Kepur yang merupakan keponakannya mengalami cidera patah
tangan yang diduga keras di sebabkan karena di senggol oleh Armada Batu
bara saat melintas di Jalan Lintas Palembang tepatnya di depan SPBU Desa
tersebut,
"Keponakan
saya dua minggu yang lalu mengalami kecelakaan di depan SPBU Kepur,dan
diduga keras penyebab kecelakaan itu karena motor yang dikendarai
keponakan saya tersebut di senggol oleh Armada Batu bara,yang saat itu
sedang beriringan melintas di Tkp,sehingga motor yang dikendarai
keponakan saya tersebut terbaik keponakan saya itu mengalami cidera
patah tangan." ungkap Indra.
"Kami
telah melakukan Mediasi dengan pihak Armada Batu bara tersebut,dan kami
meminta pihak Armada Batu bara dapat untuk memenuhi tuntutan kami
itu,namun karena belum ada titik temu sehingga hari ini kami melanjutkan
aksi ini."ucap Indra.
Dari
pantauwan awak media di lapangan,aksi penyetopan ini telah menyebabkan
kemacetan parah di sepanjang Jalan Lintas Sumatera tepatnya dari mulai
jalan lintas depan Taman Makan Pahlawan hingga jalan lintas Simpang Desa
Kepur.
Mengetahui hal
tersebut,di hari Ke Dua aksi ini Kasatlantas Polres AKP Adik Listiyono
turun langsung menganalisir kemacetan dan menganulir permasalahan dari
aksi penyetopan tersebut.
Saat
di Pintai keterangannya mengenai permasalahan ini Adik Listiyono
mengatakan,permasalahan ini tidak akan terjadi apa bila pada saat
kejadian pihak korban segera melaporkan permasalahan ini kepada puhak
kepolisian,
"Permasalahan
ini telah kami ambil alih,dan pihak kami akan menelusuri kembali dari
awal mulai kejadian,hingga terjadinya aksi penyetopan ini,serta kami
juga akan memanggil Sopir Armada Batu bara itu beserta para saksi
lainnya."papar Adik.
Kepada
pihak keluarga korban lanjut Adik,agar kiranya dapat untuk bersabar dan
untuk para koordinator aksi agar kiranya juga dapat untuk membubarkan
aksinya,mengingat permasalahan ini sedang kita tangani.
"percayakan
semuanya Kepihak kepolisian,dan jangan ada lagi aksi susulan sebelum
pihak kepolisian selesai melakukan penyelidikan."pungkas Adik. (Kristian)
0 komentar:
Posting Komentar