![]() |
| Foto : Bupati Pali dan Pejabat Kementerian |
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati PALI Ir Heri Amalindo, MM, Sekda Robby Kurniawan S.STP.MM, Direktur Jenderal Perimbangan Kementrian Keuangan RI, Dr. Budiarso Teguh Widodo, Dirjen Dana Perimbangan Kemenkeu RI, I Putut Hari Satyaka, Anggota DPR RI Komisi 11 Pertu Melas, Ketua DPRD Darmadi Suhaimi SH MH, Kepala Kejari PALI, dan seluruh OPD jajaran Kabupaten PALI, serta tamu undangan lainnya.
Bupati PALI H Heri Amalindo mengatakan, bahwa dengan tersalurnya dana desa dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi dapat membantu Kabupaten PALI dalam proses pembangunan Daerah, Kabupaten PALI merupakan daerah otonomi baru (DOB), yang sebagai mana pada tahun 2013 lalu membentuk Kabupaten sendiri.
Pada tahun 2013 yang lalu beliau mengambil alih pemerintahan Kabupaten Pali dari Kabupaten Induk dan mengakui, dalam menjalankan roda pemerintahan Kabupaten PALI, telah dibantu Kabupaten induk sebesar 5 miliar, dan Provinsi 10 miliar, Dengan keadaan insfrastruktur yang belum memadai dan hanya 13,18% saja jalan infrastruktur dalam keadaan baik, selebihnya 86,82% tidak bisa dilalui, terang Bupati Pali H Heri Amalindo.
"Sumatra Selatan merupakan lumbung energi, salah satu penyokong sumber energi terbesar di Sumsel adalah Kabupaten PALI, pada tahun 1918 sumber penghasil minyak di Asia Timur berada di Talang Akar, perharinya mencapai 20000 perbarel, dan Buku Sriwijaya menuliskan dari awal mulai pembangunan sampai dengan saat ini sumber gas ada di Pendopo Pali".
Lebilanjut dikatakannya, dalam hal ini kita harus sadar akan keseimbangan, salah satu penyokong Daerah Sumatra Selatan sebagai Daerah sumber penghasil energi adalah Kabupaten PALI. Dengan demikian kami ingin seperti Kabupaten Kota Lainnya, kami berharap kedepannya dana perimbangan dan bagi hasil Kabupaten PALI seimbang seperti daerah lainnya, sesuai dengan daerah penghasil, ujarnya, sembari memberi syarat kepada Dirjen Perimbangan Kemenkeu Budiarso T Widodo.
Pertu milas Ketua Komisi 11 DPR RI mengatakan dalam sambutannya, kita sama2 berusaha agar dana desa ini tetap bergulir. Dan saya berharap di dapil saya ini ada pelatihan pengelolaan dana desa.
Sedangkan, Budiarso Teguh Widodo Dirjen Perimbangan Kemenkeu RI mengatakan, peserta diseminasi kabupaten pali yang telah hadir dalam rangka diseminasi dana desa saya ucapkan salam sejaterah, diseminasi ini ber tema padat karya tunai.
"Padat karya tunai adalah satu sekema kegiatan dana desa, yang banyak memerlukan pihak (orang) tenaga kerja setempat dan memperluas tenaga kerja, serta mengurangi pengangguran tingkat pedesaan. Sekema ini telah diatur dalam pengelolaannya, sehingga Desa dapat meningkatkan daya jual dan ekonomi yang baik, serta meningkatkan kesetaraan ekonomi bagi warga yang kurang mampu", lanjutnya.Irzan

0 komentar:
Posting Komentar