![]() |
| Foto : Para pesilat berswapoto bersama |
Tanggerang TopNews - Sebagai warisan asli nenek moyang bangsa Indonesia, pencak silat perlu dibina dan dikembangkan sehingga berdampak pada kemajuan bangsa ini. Sejalan dengan dibentuknya suatu wadah pelestarian salah satu khazanah seni budaya pencak silat yang berasal dari Sumatera Selatan yaitu Kuntau Semende Indonesia (KUASEI). Seni bela diri ini didirikan di Batu Bedil Ilir Desa Gunung Meraksa Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus Lampung, yang didirikan oleh guru besar Irsi Jaya.
Ketua silat Semende Kota Tangerang Doni Ramalun berharap pencak silat ini dapat dikembangkan lagi, baik di daerah-daerah, kecamatan bahkan sampai pedesaan, dan untuk seluruh perantau di Nusantara.
“Saya harap kepengurusan cabang wilayah untuk mengembangkan pencak silat. Lakukan pelatihan-pelatihan, sehingga pencak silat ini menjadi suatu budaya atau tradisi di Sumsel, dan khususnya di Kota Tangerang ini,” katanya kemarin (16/01).
Di samping itu, juga saya berharap pencak silat di seluruh Indonesia yang tergabung dalam IPSI untuk terus bersatu dan mengembangkan olahraga bela diri tradisional ini.
“Yang jelas pencak silat sudah menjadi suatu olahraga beladiri yang menjadi kebanggaan kita. Pasalnya berbagai penghargaan dan prestasi sudah ditorehkan oleh olahraga pencak silat ini,” katanya.
Pengurus Cabang Kota Tangerang Dedi Irawan mengatakan, Organisasi ini kami dengan beberapa perantau di daerah Tangerang, Jakarta dan sekitarnya telah membuka cabang KUASEI Kota Tangerang yang mana tujuanya adalah untuk wadah silaturahmi dan juga untuk ikut andil dalam melestarikan Kuntau Semende ini di daerah Jabodetabek.
“Sesuai dengan yang disampaikan oleh pendiri sekaligus guru besar KUASEI dengan dibentuknya wadah ini untuk menyatukan seluruh praktisi-praktisi pecinta Kuntau Semende dalam satu wadah agar bisa bersatu, bisa besar dan di kenal di Nusantara karena salah satu bagian dari kekayaan budaya indonesia, harus kita lestarikan, sesuai dengan motto Kuasei Berbeda Guru Berbeda Pembawaan Namun Tetap Satu Kuntau Semende,” terang Jaka kepada Wartawan.Hairul/Iz

0 komentar:
Posting Komentar