www.topnewsumatera.com

Signal Telkom Di Air Itam Dipertanyakan, Anggota DPRD Dan Ketua GNPK Berkicau Di Facebook

Foto : Ilustrasi
PALI, Top News - Keberadaan Tower Telkomsel atau perusahaan Telkom di tangah pemukiman padat penduduk, banyak tidak diketahui oleh masyarakat tentang bahayanya radiasi bagi kesehatan tubuh manusia.

Radiasi yang dihasilkan oleh Tower milik perusahaan Telkom adalah gangguan elektronik di rumah - rumah warga dalam radius setinggi tiang tower dalam putaran jarum jam. Misalkan, tinggi tower mencapai 100 meter, seratus meter itulah pula yang terkena radiasi.

Dalam ilmu kesehatan dibeberapa Rumah Sakit besar di Indonesia, telah mendiagnosa pasien yang bermukim di areal tower, kangker otak, hidung mengeluarkan darah, kekeringan darah, munta darah, bahkan paruh - paruh keringpun disebabkan oleh radiasi tower milik telkom.

Minimnya pengetahuan masyarakat tentang radiasi tower milik telkom, membuat para pengusaha lebih leluasa mengambil peluang dan keuntungan untuk mengelabuhi warga dengan embel - embel kompensasi.

Tidak hanya itu, pelayanan dan mutuh yang diberikan oleh pihak penyedia signal sering kali dikeluhkan oleh masyarakat pengguna jasa.

Contohnya tower telkomsel di Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, sering kali mendapat kritikan dari masyarakat. Pasalnya signal nya emput - emputan.

Hal ini membuat kicauan para netizen di sosmed, tidak hanya itu anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Edi Eka Puryadi ikut berkicau di Facebook miliknya yang bernama @Putra Bungsu, dan tidak kala pedasnya komentar Ketua ormas GNPK RI PALI Aprizal Muslim, berikut pernyataan mereka.

"Kitek demo bae ke Palembang aku tanggung ongkos mobil, soalnya Wang Telkomsel ikak maen - maen, atau temui Bupati langsung, mohon maaf kalu dari aku pribadi atau dinas sudah ketemu langsung dengan MANAGER REGIONAL SUMATERA dan beliau sudah ke kantor DPRD, bahkan diantara kami ada perjanjian khusus soal sinyal 4G tersebut, aku siap merugi asal sinyal 4G masuk Desa Air Itam", tulis Edi Eka anggota DPRD praksi PKS itu.

Lebihlanjut dituliskan Eka dalam laman Facebook miliknya, Aku barusan Whatsapp MANAGER Telkomsel, beliau cari alasan terus, bongkar bae menara telekomunikasi dan XL, didusun kami, kicauannya beberapa menit yang lalu, (24/01/18).

Sedangkan Ketua GNPK RI PALI Aprizal Muslim berkomentar, "Payoooo...biar lah kito operator nyo".

"Hajaaaar.... biar kito dibarisan terdepan. 
jangan di ulur lagi", tulis komentar Aprizal Muslim di akun Facebook Syaribi Syaribi yang menuliskan statusnya "Hebat wang ritam getek wang pacak menoke sinyal ikak".

Kicauan di sosmed ini membuat puluhan netizen mengecam, bahkan ada yang ingin melakukan pencabutan atas tower milik telkom.(IZ)


Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar