www.topnewsumatera.com

Tugu Kecik Jadi Lokasi Syuting Film China

PRABUMULIH, TNS - Warga kota Prabumulih khususnya yang tinggal di Jalan Bangau Kelurahan Tugu Kecil kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, Rabu (3/1/2018) digemparkan dengan kehadiran para pemain dan kru pembuatan sinetron asal China.

Artis dan kru tersebut mendatangi Prabumulih untuk melakukan syuting film berjudul 'Equatorial Love' dengan lokasi syuting di rumah warga di Jalan Bangau Kelurahan Tugu Kecil kota Prabumulih.

Sontak saja, kehadiran para pemain film asing itu mendapat perhatian warga yang berkumpul menyaksikan adegan demi adegan yang dilakukan.


Tidak hanya menyaksikan saja, warga bahkan mengerubuni para pemain film untuk meminta berfoto atau berselfie ria.

"Awalnya dapat kabar dari facebook ada orang korea syuting film makanya datang melihat sekaligus meminta selfie, lumayan kan jarang ketemu artis orang korea," ungkap Putri, satu diantara warga kota Prabumulih ketika diwawancarai di lokasi syuting.

Putri mengatakan, dirinya mendatangi lokasi syuting karena penasaran melihat artis korea, apalagi foto mereka beredar di facebook tersebar luas.

"Artis prianya ganteng dan cool makanya menyempatkan diri untuk datang melihat," katanya.

Sementara Adi Cahyadi, Penerjemah sekaligus kru dari indonesia menyebutkan pihaknya melaksanakan syuting film dengan judul Equatorial love atau Cinta yang tak berbatas.

"Dalam film ini akan digambarkan kisah percintaan dan cerita sedih dengan menghadirkan artis dari Cina dan tokoh utamanya Shan Hao," ujarnya.

Adi menuturkan, bahasa digunakan dalam film itu juga dua bahasa yakni Tionghoa dan Indonesia, selain itu juga mengambil syuting di beberapa kota lain seperti Jakarta, Palembang, Bandung, Pulau Seribu dan Prabumulih.

"Sengaja memilih syuting di Prabumulih, karena dapat izin di sini dan karena di sini masyarakatnya sudah padat," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, drama berjudul Equatorial Love tersebut, menceritakan kisah cinta seorang pemuda berdarah Tionghoa kepada gadis Palembang.

Dimana pemuda yang bekerja di salah satu PLTU berkeinginan memperistri gadis tersebut. Di salah satu adegan cerita inilah, akan tampil budaya lokal kota Palembang.

Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar