www.topnewsumatera.com

14 Parpol Harapkan Keseimbangan Kursi Dapil di Pileg 2019 Mendatang

PRABUMULIH, TNS -  Penentuan daerah pemilihan (Dapil) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama partai politik (parpol) telah memasuki babak akhir. Dalam uji publik penentuan dapil diputuskan, sebanyak 14 parpol setuju dapil seimbang dan 2 parpol bertahan di dapil lama.

Dapil seimbang tersebut yaitu Dapil 1 Prabumulih Utara dan Cambai sebanyak 7 kursi, Dapil 2 Prabumulih Timur sebanyak 9 kursi, dan Dapil 3 Prabumulih Selatan dan Prabumulih Barat serta Rambang Kapak Tengah (RKT) sebanyak 9 kursi. Parpol pendukungnya; PDIP, PBB, Demokrat, PKPI, NasDEM, PKS, Gerindra, Berkarya, Garuda, Golkar, Hanura, PKB, PAN, dan PSI.

Sementara itu, dapil lama yaitu, Dapil 1 Prabumulih Utara dan Cambai sebanyak 7 kursi, Dapil 2 Prabumulih Timur dan Selatan sebanyak 12 kursi, dan Dapil 3 Prabumulih Barat dan Rambang Kapak Tengah (RKT) sebanyak 6 kursi. Parpol pendukungnya PPP dan Perindo.

Ketua KPU, M Takhyul, SIP menerangkan, kalau semua sepakat. 14 parpol setuju dapil seimbang dan 2 parpol setuju dapil lama, maka hasil uji publik ini menjadi modal dan pertimbangan pihaknya untuk mengusulkan dapil pileg kota ini melalui KPU Provinsi ke KPU Pusat.

"Hasil uji publik ini, akan segera kita sampaikan. Dan, parpol lebih memilih dapil seimbang ketimbang dapil lama. Dan, kedua-dua dapil telah memenuhi unsur dan prinsip penentuan dapil. Masing-masing parpol juga telah menyerahkan masukannya kepada KPU," ujarnya Minggu  (11/2/2018).

Kata dia, pihaknya hanya bisa mengusulkan saja. Dan, semua tetap ditentukan oleh KPU Pusat. Dan, ungkapnya hasil uji publik ini bisa menjadi pertimbangan KPU Pusat, untuk menentukan dapil pileg.

"Semoga saja, usulan kita ke KPU Pusat diakomodir. Sehingga, keinginan parpol bisa diwujudkan. Pada pileg mendatang, tidak lagi menggunakan dapil lama. Tetapi, dapil seimbang sesuai keinginan parpol," tandasnya.

Sementara itu, Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Wawan Irawan, S.Si menambahkan, nantinya pada 14-17 Februari ini, dua dapil tersebut bakal dipaparkan pihaknya di KPU Provinsi sebelum akhirnya diusulkan ke KPU Pusat.

"Uji publik tersebut, akan menjadi lampiran dan pertimbangan bagi KPU Pusat. Untuk menentukan dapil pileg tahun depan, untuk di kota ini," ucapnya.

Ia menyebutkan, kalau usulan kedua dengan formasi dapil seimbang. Menurutnya, mengakomodir semua kepentingan parpol dan dinilai paling merata penyebarannya.

"Selain itu, penyebaran yang merata kursi di setiap dapil. Memberikan peluang bagi kader parpol, untuk bersaing memperebutkan kursi di setiap dapil yang ada pada pileg 2019," jelasnya.

Perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN), M Sarkowi AG menerangkan, kalau parpolnya sudah memplenokan secara internal usulan dapil. Dan, pihaknya memilih usulan dapil seimbang.

"Usulan tersebut, sudah kita sampaikan tertulis kepada KPU. Dan, memang dapil tersebut yang paling pas dan tepat digunakan untuk pileg 2019," ujarnya.

Pihaknya sendiri meminta KPU untuk serius memperjuangkan dapil seimbang tersebut sehingga bisa terealisasi. Dan, mewanti KPU jangan memberikan mimpi belaka. Tetapi, tidak bisa direalisasikan.

"KPU harus berupaya dan berjuang keras, untuk mewujudkannya," tandas dia.

Begitu juga disampaikan Perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB), Rondon Juleno SH menegaskan, supaya usulan dapil alternatif 2 atau dapil seimbang harus benar-benar diperjuangkan.

"Apalagi, setiap dapil terwakili. Selain itu, pengabungan rumpunnya jelas dan semuanya pas," tandasnya.

Dia menekankan, perlu serius memperjuangkannya dan jangan sampai gagal. Sehingga, usaha menyusun dan menetapkan dapil yang butuh proses panjang tidak sia-sia.

"Kalau sia-sia nantinya tidak perlu susah, untuk diusulkan," bebernya. (Red)
Share on Google Plus

About TopNews

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar