MUARA ENIM, Top news - Sebanyak Enam Bupati yang Mewakili Bupati Dan Walikota se indonesia termasuk H Muzakir Sai Sohar bersama Enam bupati lainya Sebagai Perwakilan dari 162 Bupati dan Walikota se Indonesia hadiri acara Jakarta Food Security Summit-4 (JFSS-4) yang dipusatkan di jakarta. Minggu, 11/03/ 2018
Dalam acara penandatanganan MOU dokumen pola kemitraan Produk Unggulan berbasis Kawasan Perdesaan (Prukades) dengan Kementerian Desa PDTT dan mitra perusahaan."
Dalam Penandatanganan berkas dokumen kerjasama yang disaksikan secara langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ini dilaksanakan dalam acara Jakarta Food Security Summit-4 (JFSS -4) dipusatkan di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, pada hari Kamis (8/3/2018).
Acara yang dilaksanakan oleh Forum organisasi Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ini yang bertema kan Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan melalui Kebijakan dan Kemitraan yang diikuti 1.510 peserta dari seluruh penjuru nusantara itu dibuka Wapres Jusuf Kala.
Selanjutnya, Dalam acara itu terlihat hadir Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani serta beberapa Menteri Kabinet kerja dan beberapa mantan menteri di antaranya Haryono Suyono, Emil Salim.
Bupati Muara enim H Muzakir Sai Sohar mengaku" begitu bersemangat dengan telah ditandatanganinya dokumen pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan Kemendes PDTT RI dan mitra perusahaan" ujarnya
Masih kata Muzakir, berpendapat mendapatkan kesempatan melakukan penandatangan langsung disaksikan Wapres JK dan beberapa menteri kabinet kerja adalah salah satu Moment yang sangat baik sekali, dan hal tersebut tentunya menambah semangat semua jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat untuk membangun daerah, mempercepat
tercipta nilai tambah di kawasan perdesaan, penciptaan lapangan kerja di desa dan ada jaminan pemasaran oleh mitra usaha, "Jelasnya
Selain itu beberapa perusahaan yg turut menandatangani MOU ini adalah bergerak dibidang komoditi unggulan di Kabupaten Muara Enim yaitu,
Komoditi Kopi, Komoditi sawit, Komoditi karet, dan Komoditi nanas.
Muzakir juga menyatakan bahwa MOU Ini Merupakan wujud komitmen antara pemerintah, pemerintah daerah Kabupaten Muara Enim dan Perusahaan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Muara Enim.
Selama ini potensi unggulan tersebut dari sisi ekonomi sudah bergerak sebagai sumber pendapatan masyarakat di perdesaan namun dengan MOU ini nilai ekonomi produk unggulan kawasan perdesaan tersebut (Prukades) perlu di tingkatkan melalui kerjasama dengan beberapa
perusahaan sesuai dengan komoditi unggulan yang akan dikelola antra masyarakat perdesaan dengan pihak perusahaan yg nantinya akan di dikelola melalui BUMDes Bersama Pengelolaan Prukades tersebut sebagaimana MOU yg sudah ditandatangani meliputi pembinaan para petani, BUMDes bersama dan peningkatan pengelolaan hasil komoditi dimaksud sehingga diharapkan PRUKADES tersebut memiliki nilai tambah ekonomi dari yg telah ada saat ini,bebernya
Ditempat yang sama kadin PMD menambahkan bahwa Penandatangan MOU antara Menteri Desa PDT dan Transmigrasi dgn Bupati Muara Enim dan beberapa perusahaan yg akan mengelola produk unggulan di Kabupaten Muara Enim merupakan langkah awal yg akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama antara Pemkab Muara Enim, Kementerian Desa dan perusahaan.
Didalam perjanjian kerjasama tersebut yg akan ditindaklanjuti paling lambat 3 bulan kedepan memuat hal-hal baik menyangkut teknis pengelolaan komoditi, pengelolaan dan pembinaan dan hak kewajiban para pihak dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat perdesaan dengan pengelolaan produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) dengan mengoptimalkan peran BUMDes Bersama.paparnya. (Adv Humas. Kristian)






0 komentar:
Posting Komentar