PRABUMULIH, TNS - Bidang kesehatan menjadi sorotan khusus bagi Penjabat Wali Kota (Wako) Prabumulih, Richard Cahyadi. Bahkan, Richard akan menjadi figur majemuk yang nantinya akan memimpin kota Prabumulih, agar bidang kesehatan dan pendidikan dalam mengimplementasikan program-program.
Hal tersebut tidak terlepas dari pemerintah kota (pemkot) Prabumulih bagi para tenaga medis khusus yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan, salah satu penyebabnya ada gizi buruk, akibat kurangnya pengawasan dari pihak-pihak terkait.
Hal tersebut tidak terlepas dari pemerintah kota (pemkot) Prabumulih bagi para tenaga medis khusus yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan, salah satu penyebabnya ada gizi buruk, akibat kurangnya pengawasan dari pihak-pihak terkait.
"Kita harus melakukan langkah atau terobosan khusus. Mulai dari informasi yang saya dapatkan jika para perangkat medis di lapangan atau yang ada di dinas bekerja kurang maksimal terhadap pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya usai. untuk tabligh akbar di Akademi Kebidanan (Akbid) Rangga Husada, Selasa (24/4).
Selain itu, Richard, masalah akses dan fasilitas juga harus segera dipikirkan oleh pemerintah daerah. "Mungkin juga masyarakat Prabumulih kurang puas dengan pelayanan yang ada karena fasilitas yang kurang. Kami akan melakukan pembenahan secara global untuk dunia kesehatan di Prabumulih," tegasnya.
Terkait dengan pesta demokrasi (Pilwako) yang sedang berlangsung, dan dengan semakin kuatnya nilai-nilai kosong untuk masyarakat Prabumulih, Richard agar agar yang akan memimpin Prabumulih untuk tidak lagi melupakan dunia kesehatan.
"Siapapun yang menjadi pemimpin di Prabumulih, dia harus membuat bidang pendidilan dan kesehatan menjadi prioritas. Dia harus melakukan terobosan-terobosan baru dalam dua bidang itu. Kedua bidang itu bisa bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama berobat gratis," pungkasnya.(Ah)

0 komentar:
Posting Komentar