www.topnewsumatera.com

Diduga Jarang Dikantor Petugas dan Pejabat Samsat Rancaekek Dipertanyakan Keberadaannya


Bandung Top News - Memang sudah tidak aneh lagi jika kepala cabang Samsat Rancaekek sulit untuk ditemui. Sudah beberapa kali wartawan mencoba untuk menkonfirmasi Kepala Cabang, pasalnya tidak pernah berhasil ditemui.

"Security memang sengaja diperintahkan, jika ada awak media yang mau bertemu bilang saja tidak ada", terang Hadur yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Pebdataan dan Penetapan.

Hadur juga mengakui bahwa pada waktu itu memang pernah ada salah satu media cetak memberitakan miring mengenai pelayanan di Samsat Rancaekek, "Iya waktu itu memang ada salah satu media cetak yang memberitakan negatip disini, tapi sekarang sudah selesai", ungkap Hadur.

Kepala Seksi Baur STNK Aiptu Agus juga sering terlihat tidak ada diruang, "Pak Aiptu Agus yang menjabat Baur STNK mah jarang ada disini", ujar salah satu stap Samsat Rancaekek.

Hal tersebut benar adanya, saat media ini mau bertemu baik itu dengan kepala cabang atau pun kepala seksi pendataan dan penetapan, security selalu saja bersikap aneh tidak seperti security lainnya, justru para security tersebut malah sibuk mengawasi awak media yang datang ke kantor pelayanan tersebut.

Parahnya lagi para security juga terlihat sibuk membawa berkas dan plat nomor polisi ketimbang menjalankan tupoksi seorang satpam, seperti berjaga di pintu gerbang, pintu masuk gedung pelayanan Samsat dan mengantar tamu jika diperlukan.

Slogan dan pernyataan dari kepala seksi pendataan dan penetapan Hadur dan baur stnk Apitu Agus pada salah satu media online, "pegawai dan petugas bekerja harus sesuai SOP" hal demikian nampaknya tak diindahkan dan cuma menjadi isapan jempol.

Pasalnya para pegawai dan petugas sering kali terlihat keluar masuk diluar jam kerja, bukan hanya itu saja, pihak yang ingin mengurus pembayaran pajak atau pun yang lainnya juga terlihat begitu leluasahnya keluar masuk ke dalam gedung pelayanan Samsat melalui pintu belakang, para security pun membiarkannya. 

Sebut saja In (inisial) yang ingin mengurus pajak kendaraannya, ia menyayangkan jika pejabat yang bersangkutan sering kali tidak berada ditempat, "Kami sangat merasa dirugikan dengan keadaan ini, pelayan masyarakat yang seharusnya melayani kami malah tidak ada ditempat kerja, sedangkan gaji mereka dibayar oleh uang rakyat", Kamis (03/05).(Sugianto)
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar