PRABUMULIH, TopNewssumatera.com - Wali kota Prabumulih H Richard Cahyadi melakukan mutasi atau rotasi dilingkup pemerintah kota prabumulih mulai dari 14 Pejabat Eselon II, 33 dari Eselon III dan 21 Eselon IV dan jabatan camat dan lurah dan beberapa jabatan lainya.
Setelah resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Prabumulih pada 13 Mei 2018, lalu H Richard Cahyadi, melakukan Rotasi besar-besaran terhadap jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Prabumulih, Rabu (16/5/2018). Acara tersebut dilaksanakan di gedung rumah dinas Walikota, kota Prabumulih adapun 68 pejabat yang masuk dalam rotasi kali ini, mulai dari pejabat Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV. Yang paling terkenal adalah kepala kantor, kepala kantor perangkat daerah (OPD), Camat, Lurah dan beberapa jabatan lainnya.
H Richard Chahyadi, dalam kesempatan itu menyampaikan menjelaskan perombakan Pejabat adalah hal yang wajar dan biasa terjadi. Apa lagi di zaman sekarang, jelas Richard, bukan zamannya lagi pejabat menjadi boneka. Pejabat harus mampu bersikap, bertindak, dan bertindak '' selain itu juga sebagai bentuk untuk meningkatkan kinerja Birokrasi pemerintahan '' tegas Richard 'Jangan hanya melunakkan dan menunggu perintah untuk Wako saja. Selain itu, bukan zamannya lagi, pejabat hanya melayani segilintir orang , "ucapnya.

Dari data yang dihimpun Richard, bahwa mutasi ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkot Prabumulih dan sudah sesuai dengan peraturan yang mengundang belaku.
"setelah dirotasi ini "Kedepan kita minta proses administrasi kegiatan lebih tertata dan terarah, juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memperhatikan hal itu. Sehingga surat masuk di lingkungan Pemkot Prabumulih terarah dan tahu tujuannya, tidak seperti yang lalu, surat masuk tidak tahu arahnya dan terkadang hilang," jelasnya
Selanjutnya" sesuai dengan imbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB), jabatan camat dan lurah harus diisi oleh yang berkompeten latar belakang pemerintah. "jabatan camat dan lurah punya beban dan tanggung jawab berat. Kita minta camat dan lurah terjun ke lapangan, untuk mengecek titik dan lokasi Tempat Pemilihan Suara (TPS). Jumlah data secara akurat pilih di masing-masing pemilih, jangan ada yang memilih bukan warga Prabumulih, "pesannya.
Dia juga meminta, supaya camat dan lurah mengawasi proses pemelihan Pilkada serentak, sehingga bisa berlangsung sukses dan aman. jika ada pelanggaran yang ditemukan segera Ambil langkah-langkah konkret, untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan Pilkada Serentak.
"juga tanggung jawab Camat dan lurah tentang penyelenggaraan Pilkada secara serentak, merupakan langkah-langkah positif dan kongkrit untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki selama pelaksanaan Pilkada serentak juni mendatang " tutupnya. Adv Humas (ibn)
0 komentar:
Posting Komentar