| Foto : Ilustrasi |
Informasi yang dihimpun media ini,peristiwa ini terjadi sekitar pukul 5.00 WIB pada Kamis (1/10/2020). Akibat peristiwa ini empat orang operator karyawan PT. PAMA menjadi korban, satu di antaranya dikabarkan meninggal dunia, dua orang dirawat di Rumah Sakit dan satu lainnya belum ditemukan.
Manajer Humas, Komunikasi dan Administrasi Korporat Iko Gusman saat dikonfirmasi mengungkapkan keprihatinannya terhadap peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, longsor di Tambang Air Laya Barat itu terjadi pada pagi tadi, Kamis (1/9/2020) sekitar jam 05.15 Wib, yang mengakibatkan tertimbunnya alat berat operasional tambang.
Sesuai prosedur, lanjut Iko, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Kepala Inspektur Tambang.
"Saat ini tim fokus melakukan evakuasi terhadap satu orang operator alat berat dan perusahaan akan melakukan langkah-langkah terbaik dalam penanganan kejadian ini termasuk kepada korban," urainya.
Disinggung terkait adanya korban meninggal dunia, Iko mengatakan pihaknya masih melakukan update informasi lainnya.
"Informasi lainnya masih kami update. Jika ada perkembangan akan sampaikan. Terima kasih," pungkasnya.(Dn)
0 komentar:
Posting Komentar