www.topnewsumatera.com

PDAM TIRTA LEMATANG LAHAT DIDUGA SEROBOT LAHAN WARGA

Lahat, TNS - Marlin Herlita Pemilik lahan seluas 6.306 M² tanah yang berbatasan langsung dengan Instalasi Pengolahan Air Pipa Lahat IV beralamat jln Microwave dikelurahan gunung gajah lahat,kecamatan lahat,kabupaten lahat Propinsi sumatera selatan.

Kepada wartawan media ini, Marlin Herlita didampingi suami Akhsan Muttaqin yang beralamat di prumnas tanjung payang Residen desa tanjung payang kecamatan lahat selatan kabupaten lahat provinsi sumatera selatan. 

Jumat 15/01/2021 ia menjelaskan sejak tiga tahun lalu kami mempertanyakan keberadaan pipa PDAM pembagi air ke konsumen berdiameter ± 50cm,yang ditanam dilahan kebun karet milik kami  bahkan dulu pada tahun 2017 kami sudah mempertanyakan ke PDAM justru kami diarahkan ke PU  setelah di PU kami diarahkan ke PDAM saat itu kami bolak balik seakan dipermainkan.       

"Terakhir 2018 kami di PU menghadap pak nazar diminta berkas lagi katanya mau cek lokasi akhirnya kami lelah,capek seperti dipermainkan dan belum ada kejelasan dibeli pemerintah atau diganti rugi oleh pemerintah,sedangkan lahan kebun karet tersebut milik saya pribadi" ungkap Marlin Herlita.

Akhsan Muttaqin menambahkan  lahan kebun karet itu kami dapat  membelinya  dari mertua saya dan saya sudah tanyakan kepada ibu mertua tidak pernah ada ganti rugi menyangkut penanaman pipa PDAM pembagi air ke konsumen yang berdiameter ± 50cm dilahan kami,dan tidak ada izin untuk penanaman pipa pembagi air yang berdiameter ± 50cm.  

luas tanah kami yang ditanami Pipa PDAM pipa pembagi air ke konsumen berdiameter ± 50 Cm,dari PDAM 1 M ,yang berbatasan jalan ± 4 M panjang 51 M,kami sangat merasa dirugikan kenapa lahan kebun karet kami diserobot ditanami Pipa PDAM pembagi air ke konsumen berdiameter ± 50cm tanpa ada pemberitahuan ,bahkan lahan kami ± lebar 1m panjang 5m rusak akibat aliran air limbah dari PDAM,memang sekarang siring pembuangan air limbah itu tidak dipungsikan dialihkan ke lokasi lain,namun nampak jelas kerusakan lahan kami akibat pengurasan kolam penampungan atau limbah yang dilakukan setiap kali pengurasan.apakah karena kami orang kecil bisa dibodoh-bodohi,
ungkapnya Geram.

Direktur PDAM  Tirta Lematang Lahat H. Anda Wijaya Pia Skom, saat dikonfirmasi melalui Kabag Teknik Jon Heri, diruang kerjanya Selasa 19/01/2021 mengatakan  permasalahan ini memang sudah lama tapi waktu itu saya belum disini, yang pasti berkas laporan ini akan kami naikan kepimpinan  dulu, mungkin dilaporkan ke Pemda, untuk tindak lanjutnya nanti ada dipimpinan, jelasnya. HERI AS  & MR IRAWAN

Share on Google Plus

About TopNews

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar