Lebaran bukan sekadar perayaan, melainkan momen kembali ke
fitrah—membersihkan hati, mempererat hubungan, dan memperkuat nilai-nilai
kemanusiaan. Dalam pesannya, Cak Arlan mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka
Indonesia di Kota Prabumulih untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal
mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kembali semangat persaudaraan.kamis, 19/03/2026.
“Selamat Hari Raya Idulfitri Tahun 1447 H bertepatan dengan
2026 Masehi, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, mohon maaf lahir dan batin. Semoga
semangat Ramadan membawa kita menjadi pribadi yang lebih disiplin, jujur, dan
ikhlas dalam mengabdi kepada masyarakat dan tanah air,” tutur Cak Arlan.
Lebih dari sekadar ucapan, pesan tersebut mengandung harapan
besar agar nilai-nilai Dasa Darma Pramuka tidak hanya dihafal, tetapi
benar-benar hidup dalam setiap tindakan. Ia menekankan bahwa anggota Pramuka
harus menjadi teladan—hadir di tengah masyarakat sebagai pelopor kebaikan,
terutama di masa-masa penuh tantangan.
Di momen kemenangan ini, Cak Arlan juga mengingatkan
pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, semangat
kebersamaan yang terbangun selama Ramadan harus terus dijaga, bahkan diperkuat,
agar mampu menjadi energi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menebarkan nilai
kepedulian, persatuan, dan gotong royong. Dari hal kecil, dari lingkungan
terdekat, kita bisa membawa perubahan besar,” pesannya.
Di tengah gema takbir yang berkumandang, ajakan tersebut
menjadi pengingat bahwa Idulfitri bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan
awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik—lebih peduli, lebih kuat, dan lebih
bermanfaat bagi sesama.(rd)

0 komentar:
Posting Komentar