PRABUMULIH, TNS - Pemerintah Kota Prabumulih terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar secara virtual, Senin (13/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan dari Ruang Rapat Wali Kota Prabumulih ini diselenggarakan
oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan diikuti langsung oleh Wali
Kota Prabumulih bersama jajaran terkait. Rakor tersebut tidak hanya membahas
pengendalian inflasi, tetapi juga dirangkaikan dengan evaluasi dukungan
pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah serta sosialisasi jaminan
produk halal.
Dalam arahannya, pihak Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah dalam menjaga
kestabilan harga, terutama menjelang periode-periode rawan lonjakan harga
kebutuhan pokok. Upaya seperti memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran
distribusi, serta pengawasan harga menjadi fokus utama.
Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk terus berperan aktif dalam
mendukung Program 3 Juta Rumah sebagai bagian dari solusi penyediaan hunian
layak bagi masyarakat. Program ini dinilai strategis dalam meningkatkan
kesejahteraan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Tak kalah penting, sosialisasi terkait jaminan produk halal turut menjadi
perhatian dalam rakor tersebut. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran
pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal, sekaligus memberikan
perlindungan dan kepastian bagi konsumen.
Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Prabumulih
menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam
mengendalikan inflasi dan menjalankan berbagai program nasional secara optimal.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan kondisi
ekonomi daerah yang stabil dan berkelanjutan.(rd)

0 komentar:
Posting Komentar