PRABUMULIH, TNS -- Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong roda perekonomian daerah, wacana transformasi tata kelola Pasar Prabumulih mulai digulirkan. Gagasan strategis ini menjadi topik utama dalam agenda silaturahmi dan diskusi yang berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026.
Pertemuan tersebut dilakukan langsung bersama Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, S.H., M.Si., guna menyerap aspirasi sekaligus menyatukan pandangan mengenai masa depan pengelolaan pasar tradisional di Kota Nanas agar lebih modern, tertata, dan berdaya saing. Dorong Tata Kelola yang Responsif dan Modern
Diskusi interaktif ini berfokus pada urgensi perombakan manajemen dan infrastruktur pasar. Transformasi tata kelola dinilai menjadi kunci penting untuk mengatasi berbagai persoalan klasik pasar, mulai dari penataan pedagang, kebersihan lingkungan, hingga optimalisasi retribusi daerah yang transparan.
Ketua DPRD Prabumulih menyambut baik wacana dan gagasan inovatif tersebut. Pihak legislatif berkomitmen untuk mengawal, memberikan masukan, serta mendukung regulasi yang diperlukan demi mewujudkan pasar yang nyaman bagi penjual maupun pembeli.
Melalui transformasi ini, Pasar Prabumulih diharapkan tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual-beli, melainkan mampu berkembang menjadi pusat ekonomi kelayakan yang bersih, aman, dan terintegrasi dengan perkembangan teknologi saat ini.(Ah)

0 komentar:
Posting Komentar