www.topnewsumatera.com

MINYAK MENTAH PERTAMINA PENDOPO CEMARI SUNGAI, INI YANG AKAN DITINDAK DINAS LH

Foto : Tampak minyak meluber yang mencemari sungai
PALI Top News - Kebocoran minyak mentah pada line pipa milik PT Pertamina EP Asset 2 Field Pendopo di Desa Setia Jaya Kecamatan Sungai Keruh Muba yang berbatasan dengan Desa Sungai Dua Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat Sungai Dua yang ada di lokasi berubah menjadi hitam, akibat dicemari oleh minyak tersebut.

Beberapa warga setempat mengeluhkan lambatnya penanganan yang dilakukan oleh perusahaan Pertamina dan KSO terkait, sehingga semburan dari kebocoran line pipa milik Pertamina EP Field Pendopo mencemari Sungai dan Kolam warga setempat.

Hal demikian diungkapkan oleh Rendy, salah satu warga setempat, bahkan akibat dari semburan minyak mentah milik PT Pertamina Pendopo Field merambah ke lingkungan warga, bahkan mencemari kolam masyarakat, terangnya.

Ia mengatakan, kejadian ini sudah hampir satu bulan lamanya, line pipa Pertamina tersebut diduga di sabotase, akibatnya minyak yang keluar dari line pipa tersebut mencemari areal setempat.

"Sangat disayangkan upaya pihak Pertamina dalam melakukan tindakan pembersihan terkesan lambat", ujarnya, Rabu yang lalu.

Tidak hanya itu, dirinya mengeluhkan kejadian ini, sebab tumpahan minyak mentah sudah lama dibiarkan, hingga sampai saat ini hanya diberi garis pembatas dan belum ada upaya sama sekali untuk melakukan pembersihan, terang Rendy.

Masih menurut Rendy, dampak pencemaran minyak ini sangat banyak, jika belum ada upaya pembersihan dan berlarut - larut akan dikwatirkan habitat yang ada disungai dan kolam warga tersebut akan mati, pungkas Rendy.

Sedangkan Asman L & R Feri Prasetyo Wibowo saat dijumpai wartawan di Kantor Humas PT Pertamina EP Asset II Pendopo Field, dibilangan Kemperta membenarkan kejadian tersebut.

"Memang benar pipa Pertamina menyemburkan minyak, kondisi kejadian tersebut bersamaan dengan hujan deras, akhirnya tumpahan minyak yang keluar tersebut menyebar.  Kemarin kita mau melakukan pembersihan, akan tetapi terkendala dengan medan disana, sehingga alat yang akan bekerja tidak bisa masuk kelokasi", ujarnya.

Menurut Feri, pihaknya saat ini sedang berupaya mencari solusi dengan menggelar rapat interen KSO Pertamina bersama manajemen.

Feri juga mengaku belum memonitor seberapa besar tumpahan minyak mentah yang mengalir ke anak sungai dua. Namun akibat kejadian ini pihaknya sudah membuat laporan ke Polsek Talang Ubi.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten PALI Yuhairudin, SE mengatakan, bahwa ia akan melakukan tindakan dan meninjau langsung ke lokasi dimana line pipa Pertamina yang mengalami kebocoran, Jumat (16/03).

"Saya lagi dinas luar, sepuIang dari palembang nanti saya akan pimpin langsung untuk melakukan peninjauan kelokasi", terang Yuhok melalui telpon selulernya.

Sejauh ini pihak Pertamina EP Pendopo Field sama sekali belum melakukan laporan dan koordinasi ke Dinas LH, terkait pencemaran lingkungan dan sungai akibat bocornya line pipa milik Pertamina, tutupnya.IRZAN
Share on Google Plus

About Bulletin Journalist

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar