Keluhan
tersebut muncul setelah para siswa menerima menu MBG pada hari ini, Rabu
(4/3/2026), yang dinilai kurang memadai dari segi porsi. Berdasarkan informasi
yang dihimpun, menu yang dibagikan terdiri dari satu potong ayam berukuran
kecil, satu iris tempe, serta satu buah alpukat Mentah ukuran sedang.
Beberapa
orang tua siswa menyampaikan bahwa porsi tersebut dianggap belum cukup untuk
memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka, terutama bagi siswa yang mengikuti
kegiatan belajar hingga sore hari.
“Kami
bersyukur ada program MBG gratis, tapi harapannya porsinya bisa lebih
diperhatikan. Anak-anak butuh asupan yang cukup untuk belajar,” ujar salah satu
orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.
Selain soal
porsi, sejumlah orang tua juga berharap adanya variasi menu agar kebutuhan
nutrisi siswa dapat terpenuhi secara seimbang setiap harinya.
Sementara
itu, hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan
resmi terkait keluhan tersebut. Program MBG sendiri bertujuan untuk membantu
pemenuhan gizi siswa serta mendukung konsentrasi belajar di lingkungan sekolah.
Orang tua
berharap ke depan evaluasi terhadap menu dan porsi makanan dapat dilakukan agar
program yang dinilai baik ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi para
siswa.(red)

0 komentar:
Posting Komentar