PRABUMULIH, TNS– Agar tidak menimbulkan keresahan Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 di SMP Negeri 2 Kota Prabumulih melalui jalur domisili Harus dibuka secara Transparan karena mendapat sorotan dari sejumlah masyarakat,
Beberapa orang tua siswa mempertanyakan transparansi proses seleksi yang dinilai belum memberikan kejelasan terkait mekanisme penerimaan.
Keluhan tersebut disampaikan sejumlah warga yang mengaku anak mereka tidak lolos seleksi meski masuk dalam wilayah domisili sekolah. Sementara itu, mereka menduga terdapat peserta didik lain yang diterima meski tidak berada dalam jalur domisili sebagaimana ketentuan yang berlaku.
Orang tua siswa berharap pihak sekolah maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Mereka menilai jalur domisili seharusnya memberikan kesempatan berdasarkan ketentuan jarak tempat tinggal dan aturan seleksi yang telah ditetapkan.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, masyarakat membutuhkan kepastian terkait proses penerimaan tersebut.
“Kami hanya meminta kejelasan. Kalau memang ada aturan jalur domisili, harus diterapkan secara adil dan transparan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” ujarnya.
Menyikapi persoalan tersebut, masyarakat meminta Dinas Pendidikan Kota Prabumulih untuk membuka informasi terkait proses seleksi, seperti mekanisme penilaian, dasar penentuan kelulusan, serta data pendukung penerimaan sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, warga juga berharap Wali Kota Prabumulih H. Arlan dapat ikut memperhatikan persoalan ini guna memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai ketentuan dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.
Tak hanya itu, masyarakat juga meminta agar dugaan permasalahan dalam proses penerimaan tersebut dapat menjadi perhatian lembaga pengawas pelayanan publik, termasuk Ombudsman Republik Indonesia, apabila ditemukan adanya indikasi pelanggaran administrasi.
“Ini berkaitan dengan masa depan anak-anak kami. Kami berharap proses penerimaan benar-benar berjalan terbuka, adil, dan sesuai aturan,” kata warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Negeri 2 Prabumulih maupun Dinas Pendidikan Kota Prabumulih belum memberikan keterangan resmi terkait adanya keluhan tersebut.
Masyarakat berharap persoalan ini dapat segera mendapat penjelasan dari pihak terkait sehingga kepercayaan publik terhadap proses penerimaan murid baru tetap terjaga.(01)

0 komentar:
Posting Komentar